Sosialisasi Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) yang diselenggarakan oleh DP3AP2KB Provinsi bekerjasama dengan TP PKK Provinsi Sulawesi Barat, di hadiri oleh sekitar 100 orang peserta dari perwakilan OPD, Camat, Kepala Desa, Tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi perempuan, kader Posyandu, BKR, BKB, Forum Anak, orang tua dan TP PKK Provinsi, Kabupaten, Kecamatan dan Desa serta unsur lain yang terkait, hal ini disampaikan dalam laporan ketua panitia Hj. Darwamati, S.Pi, MM selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB Provinsi Sulawesi Barat yang di laksanakan di Aula A Kantor Bupati Kab. Mamuju Tengah (09 Agustus 2025).
Dalam acara pembukaan kegiatan dihadiri langsung Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi,
Wakil Bupati Mamuju Tengah Dr.H.Askary, S.Sos, M.Si beserta ibu, Staf Ahli PKK Provinsi
Sulbar dan Kabupaten, Kadis P3A Mamuju Tengah, Ketua Pokja 1 TP PKK Provinsi dan
Kabupaten/Kecamatan dan Desa.

Dalam sambutannya Bapak Wakil Bupati Mamuju Tengah Dr. Askary menyampaikan
ucapan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini yang menjadi salah satu kebutuhan dan
permasalahan yang ada di daerah kita.
“Kita tidak bisa menghindarkan anak-anak dari paparan
tekhnologi namun kita dapat memberikan edukasi tentang bagaimana menggunakan tehnologi
dengan positif. Terdapat beberapa kasus yang melibatkan anak seperti perkawinan anak,
kekerasan anak, bullying dan stunting yang masih mengalami peningkatan setiap tahunnya
semuanya dapat dicegah dengan pola asuh yang baik dan benar, untuk itu memerlukan strategi
kolaborasi dari semua pihak.” Jelasnya

Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Barat Ny. Harsinah Suhardi dalam sambutan dan
arahannya menyampaikan bahwa “Ibu adalah madrasah pertama untuk anak, pendidikan
dimulai dari rumah dan keluarga penting sekali bagi orang tua untuk mengetahui pola asuh
anak dan perlu sinergi dari semua pihak untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas
keluarga, TP PKK sangat mendukung dan sejalan dengan 10 program pokok PKK, dan perlu
ada aksi nyata dari TP PKK dalam pelaksanaaannya”
“Diharapkan dengan kegiatan ini orang tua mengasuh anak bukan dengan kekerasan,
mengontrol anak dalam penggunaan gadget perlu kolaborasi sengan semua pihak, pelibatan
PKK, dasawisma dan penggalakan posyandu.” Lanjut Hasrinah

Perlu diketahui bahwa Sosialisasi Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) sangat penting untuk membantu orang tua dan pengasuh memahami bagaimana mendidik anak-anak mereka di era digital ini. Berikut beberapa poin penting yang perlu diperhatikan:
Pola Asuh Efektif
- Pola asuh demokratis yang menghargai pendapat anak dan orang tua serta memberikan bimbingan dianggap paling efektif.
- Pola asuh harus dinamis dan sesuai dengan kebutuhan anak.
Peran Orang Tua
- Sebagai pendorong, panutan, pengawas, teman, penasehat, komunikator, dan pemberi kasih sayang.
- Orang tua harus memahami peran dan tanggung jawabnya dalam mengasuh dan mendidik anak untuk mengoptimalkan potensi anak secara utuh.
Tantangan di Era Digital
- Paparan pornografi dan kekerasan seksual terhadap anak merupakan risiko besar di era digital.
- Orang tua perlu memantau dan mengawasi penggunaan teknologi dan media sosial anak-anak.
Strategi Menghadapi Tantangan
- Membuat aturan dan batasan yang jelas tentang penggunaan teknologi.
- Memberikan pendidikan tentang penggunaan teknologi yang aman dan bertanggung jawab.
- Meningkatkan kesadaran dan pengetahuan orang tua tentang risiko dan manfaat teknologi ¹.
Dengan memahami pola asuh yang efektif dan peran orang tua, serta menyadari tantangan dan strategi menghadapi tantangan di era digital, kita dapat membantu anak-anak tumbuh dan berkembang dengan baik di era digital ini.
(*)

